Contact Us

X
:
:
:
:
:
ARTICLE > CATEGORY > KESEHATAN & NUTRISI
Memilih Susu Formula yang Tepat
Memilih Susu Formula yang Tepat

Ketika anak tidak lagi mengkonsumsi ASI, susu formula (sufor) pasti menjadi pilihan para ibu untuk terus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Tetapi, dari sekian banyak sufor yang ada di pasaran, yang manakah yang cocok untuk buah hati Anda?

Memilih sufor ternyata tidak semudah seperti yang Anda bayangkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan sufor yang tepat. Di antaranya adalah:

1.Usia anak
Sufor dibedakan dalam dua golongan usia, yaitu untuk bayi berusia 0-6 bulan yang umumnya disebut susu formula awal, dan untuk bayi berusia 6-12 bulan atau susu formula lanjutan.

Perbagian usia ini dilakukan dengan menyesuaikan kondisi pencernaan bayi, di mana bayi berusia di bawah 6 bulan pencernaannya belum sesempurna bayi yang usianya lebih tua.

2.Zat gizi tambahan
Saat ini banyak sekali sufor yang diklaim mengandung zat gizi tertentu. Kebanyakan ibu terlena dengan tawaran itu padahal mereka sendiri tidak mengerti manfaatnya untuk Si Anak.

Misalnya untuk anak yang sudah mendapatkan MPASI, ibu harus menyesuaikan kandungan gizi yang ada pada sufor dengan menu MPASI. Kebutuhan zat gizi untuk bayi yang hanya mendapatkan ASI eksklusif tentunya tak sama dengan anak yang sudah mendapatkan MPASI.

Perbedaan yang paling nyata terdapat pada jumlah kalori yang dibutuhkan. Bayi usia di bawah 6 bulan biasanya membutuhkan kalori sebesar 560 kkal per hari. Sedangkan bayi berusia di atas 6 bulan membutuhkan sekitar 800 kkal per hari.

Untuk menunjang pertumbuhan anak, tambahkan Cod liver oil (minyak hati ikan kod) sebagai tambahan zat gizi. Kandungan Omega 3 (DHA & EPA), vitamin A dan D dalam minyak hati ikan kod berguna untuk membantu mengoptimalkan kecerdasan, meningkatkan daya tahan dan pertumbuhan anak.

3.Kondisi bayi
Apakah bayi Anda alergi terhadap protein susu sapi atau tidak? Sebagai alternatif, anak-anak dalam kondisi ini bisa diberikan susu yang berbahan dasar kedelai (soya) atau hidrolisa kasein. Selain itu, anak-anak yang lahir prematur atau mengalami masalah persalinan lain biasanya dianjurkan tidak mengonsumsi sufor biasa.

Jika Anda masih bingung menentukan sufor untuk buah hati Anda, jangan ragu untuk mengkonsultasikan hal ini dengan dokter anak Anda maupun bidan.

FOTO: SUFOR/ DOK. BNA.BH

Tags : asi, sufor, susu formula, susu, nutrisi, zat gizi