Contact Us

X
:
:
:
:
:
ARTICLE > CATEGORY > UNTUK BUNDA
Mengapa Ibu dengan Batita Harus Bugar
Mengapa Ibu dengan Batita Harus Bugar

Menjadi ibu dari anak batita memang menyenangkan. Saat itulah anak terlihat sedang lucu-lucunya. Anda pun tak bosan-bosannya memandangi dan bermain bersamanya. Tetapi coba bayangkan ketika asisten rumah tangga mudik atau tiba-tiba berhenti bekerja. Anda tiba-tiba menyadari bahwa menjadi ibu dari anak batita ternyata sangat melelahkan. Emosi dan fisik Anda terkuras habis.

Anda harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan segala kebutuhannya dan kebutuhan keluarga. Yang terpenting, Anda harus memberinya nutrisi yang cukup, dan menemaninya bermain untuk memastikan perkembangannya. Hal ini terlihat sebagai bagian paling menyenangkan. Kenyataannya? Anda harus menggendongnya sambil berdiri-jongkok sepanjang hari, berlari-lari mengejarnya, tak lupa membereskan mainannya yang berserakan di mana-mana.

Capek? Tentu saja. Menggendong batita seberat 14 kilogram cukup membuat lengan dan pinggang Anda seperti mau putus. Apalagi, suami tak segera turun tangan untuk membantu membereskan rumah setelah pulang dari kantor. Bisa dibayangkan, Anda pun jadi stres dan kerap emosi. 

Itu sebabnya, ketika mempunyai anak Anda harus rutin berolahraga. Tubuh yang bugar dan kuat akan membuat Anda lebih berenergi. Anda akan mampu mengimbangi gerakan lincah si kecil tanpa cepat lelah. Anak menjadi bahagia karena ibunya pun menemani dengan gembira. Badan lebih langsing dan suasana hati yang terjaga baik bisa menjadi bonusnya.

“Olahraga bisa membantu mengatasi stres, meningkatkan suasana hati, dan memperbaiki kualitas tidur Anda. Latihan juga memberikan Anda energi lebih besar, bahkan ketika Anda kekurangan tidur,” papar Martha Lourey-Bird,  pakar olahraga dan pengajar di University of New South Wales, Australia.
Lourey-Bird lantas memberikan beberapa tips agar ibu dari batita selalu bugar:

  • Anda tak perlu berolahraga terlalu keras atau cepat. Akan baik jika latihan yang Anda lakukan bisa meningkatkan debar jantung dalam intensitas sedang. Mengingat detak jantung yang terlalu cepat tidak akan baik, apalagi jika sebelumnya Anda tak pernah berolahraga.
  • Idealnya, Anda berolahraga selama 30 menit, lima kali seminggu, dengan intensitas sedang. Namun Anda bisa membagi jatah olahraga tersebut dalam durasi yang lebih pendek supaya Anda bisa melakukannya di sela-sela mengasuh anak. Misalnya, 15 menit pada pagi hari, dan 15 menit pada sore hari.
  • Anda tidak harus bergabung dengan pusat kebugaran untuk berolahraga. Jalan kaki, jalan cepat, atau lari, pun sudah cukup. Riset menunjukkan bahwa latihan selama 10 menit setiap hari pun sudah sangat baik. Hal itu lebih baik daripada tidak berolahraga sama sekali, kan?
  • Jangan lupa, konsumsi makanan yang juga bergizi, dan banyak minum air putih.

“Menjadi ibu memang menuntut penyesuaian yang besar. Anda harus mengubah cara Anda berpikir mengenai banyak hal, termasuk olahraga,” tambah psikolog dan Deputi CEO BeyondBlue, Dr Nicole Highet.
Dan, tak perlu memaksakan diri jika Anda tak mampu berolahraga sebanyak yang Anda inginkan. Yang penting, berolahragalah secara rutin agar kebugaran Anda selalu terjaga.

FOTO: IBU BUGAR.JPG – JUSTJARED.COM

Tags : kesehatan ibu, olahraga untuk ibu, bugar dengan batita