ARTICLE > CATEGORY > UNTUK BUNDA
Mengenal Baby Led Weaning, Yes or No?
Mengenal Baby Led Weaning, Yes or No?

Baby Led Weaning (BLW) menjadi populer semenjak seorang penyanyi terkenal menerapkan metode ini pada buah hatinya. BLW adalah sebuah metode yang memberikan kesempatan kepada bayi  untuk menyantap makanannya sendiri daripada dengan disuapi. Prinsip utama BLW adalah mendorong bayi untuk menikmati makanan yang dia inginkan dan dengan jumlah yang mereka inginkan, bukan yang Ibu inginkan. Dengan mendudukkan bayi di kursi makan dan memberi kesempatan padanya untuk makan sendiri, bayi dapat belajar mengontrol rasa kenyangnya.

Tidak untuk Bayi Di Bawah 8 Bulan

Meskipun BLW memiliki manfaat untuk membangun pola makan yang sehat (makan sesuai porsinya) dan disiplin duduk makan di kursinya), Ibu amat disarankan tidak  buru-buru menerapkan BLW. Misal, dengan langsung menerapkan BLW pada bayi usia 6 bulan yang baru pertama mendapat MPASI. Sebab, gigi bayi belum banyak yang tumbuh. Di usia 6 bulan, bayi juga belum bisa duduk tegak, jadi mau tidak mau tetap harus disuapi. Kemampuan tangannya untuk mengambil, menjimpit, dan menggenggam, juga belum memungkinkan.

Salah satu kritik terhadap BLW adalah risiko tersedak. Namun, hal ini sebenarnya tidak akan terjadi bila Ibu benar-benar sudah melihat kesiapan bayi.  Sekali lagi, BLW memang bukan untuk bayi 6 bulan tapi yang sudah bisa mengunyah dengan baik, sudah duduk tegak, serta motoriknya baik (umumnya pada usia 8 bulanan).

Proses BLW sendiri, juga tidak bisa dilakukan langsung seketika, namun harus  secara perlahan. Awalnya, tetap perlu ada makanan yang disuapkan pada bayi, sambil Ibu memberi finger food pada bayi sebagai latihan motoriknya. Ibu  juga perlu mendampingi bayi, seperti saat menyuapi. Bedanya Ibu hanya mengawasi bayi yang sedang makan sendiri.

Perkenalkan juga pada bayi bagaimana cara mengambil makanannya, lalu menggigit dan mengunyahnya. Proses pengenalan biasanya perlu waktu sekitar satu sampai dua minggu bergantung pada kesiapan bayi dan cara Ibu mengenalkannya.

Jika ada kekhawatiran bayi tidak mendapatkan cukup makanan (karena dengan BLW bayi “dibiarkan”makan sendiri), kombinasikan teknik ini dengan teknik suapan. Misalnya, pada saat sarapan dan makan siang, bayi disuapi, tetapi saat makan bersama keluarga, bayi boleh makan sendiri dengan pilihan makanan yang telah disediakan (disesuaikan dengan usianya).

Produk Terkait: