Contact Us

X
:
:
:
:
:
ARTICLE > CATEGORY > UNTUK BUNDA
Olahraga untuk Ibu Menyusui
Olahraga untuk Ibu Menyusui

Setiap ibu yang baru melahirkan biasanya ingin dapat memproduksi ASI dengan lancar dan berat badan segera turun seperti sediakala.  Karena itu, begitu lewat 40 hari para ibu menyusui sudah mulai berolahraga agar tubuh semakin bugar dan langsing.

Menurut Dr William Sears, dokter anak yang juga penulis lebih dari 30 buku tentang pengasuhan anak, menyusui memang membuat ibu lebih mudah menurunkan berat badan. Sebab, produksi ASI akan  membakar 300-500 kalori per hari. Itulah mengapa tubuh kita menyimpan cadangan lemak selama kehamilan, yaitu untuk memastikan bahwa kita punya cukup energi dari lemak untuk diproduksi sebagai ASI.

Namun, menyusui saja tidak secara otomatis membuat tubuh Anda langsing. Untuk menghilangkan kelebihan berat badan dan meningkatkan kesehatan mental Anda, Anda perlu melakukan olahraga secara teratur.

Jangan khawatir, berolahraga di masa menyusui tidak akan menurunkan kualitas ASI  atau membuat bayi enggan menyusu ketika ibu baru selesai berolahraga. Tidak benar bahwa kadar asam laktat (yang dihasilkan sel-sel otot setelah berolahraga) meningkat dan membuat ASI terasa pahit. Hal ini sebenarnya hanya terjadi jika ibu berolahraga berat sampai kelelahan. Kalau bayi terlihat tidak nyaman ketika menyusu begitu Anda selesai berolahraga, segera lah mandi, istirahat dulu sekitar satu jam, lalu mulailah menyusui.  

Olahraga yang cocok untuk ibu menyusui adalah yang tergolong low impact, seperti jalan kaki, berenang, dan aerobik. Anda bisa mulai berjalan pelan-pelan jika persalinan Anda lancar dan tidak menyusahkan.

Jalan kaki juga masih menjadi pilihan terbaik, meskipun Anda melahirkan melalui operasi caesar. Anda bisa mengatur sendiri kecepatan atau jaraknya sesuai kondisi Anda. Jalan kaki juga bisa meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan risiko penggumpalan darah, mengurangi pembengkakan usus, dan mempercepat penyembuhan. Jalan kaki juga bisa meredakan stres, karena Anda bisa menghirup udara segar di luar rumah.

Berenang juga menjadi olahraga yang menyenangkan untuk ibu menyusui, karena gerakannya lembut dan tidak menyentak. Hanya saja, karena sampai 40 hari setelah melahirkan Anda masih mengalami flek, sebaiknya Anda tidak berenang dulu.

Aerobik dan latihan low impact juga baik dilakukan jika Anda suka. Latihan untuk menguatkan otot-otot sekitar perut juga berguna. Tetapi jika Anda bersalin melalui operasi caesar sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter kapan Anda bisa mulai melakukannya. Namun cara terbaik untuk mulai berolahraga adalah dengan mengenali kondisi tubuh Anda. Berhentilah berlatih jika Anda merasakan sakit.

FOTO: OLAHRAGA MENYUSUI.JPG – AT HOME MAGAZINE.COM

Tags : kesehatan ibu, olahraga ibu menyusui, olahraga ibu